SEKILAS INFO
08-12-2025
  • 1 tahun yang lalu / Pendaftaran PPDB akan ditutup pada: Jumat, 28 Juni 2024 pukul 11.00 WIB.   Pengumuman PPDB: Senin, 1 Juli 2024
  • 1 tahun yang lalu / Selamat Hari kebangkitan Nasional – 20 Mei 2024
  • 1 tahun yang lalu / Selamat Hari Pendidikan Nasional – “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”
31
Jan 2022
0

5 orang guru pembina dan 5 orang siswa kader adiwiyata mengikuti live virtual diskusi panel “ Pembinaan Generasi Muda Peduli Pengelolaan Sampah melalui Program Edukasi Sampahku Tanggungjawabku” yang diselenggarakan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, bekerja sama dengan PT. Tirta Investama (Danone Indonesia).

Sekolah sebagai tempat generasi muda berkumpul dan menimba ilmu merupakan sasaran mewujudkan peduli sampah. Sebab, menurut sensus kependudukan, sebagian besar penduduk berada di usia sekola, sehingga perannya akan sangat penting bagi kelestarian lingkungan ke depannya jika diarahkan dengan baik. “Senang sekali dapat mengikuti kegiatan ini, tentunya dapat menambah wawasan tentang kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan sampah di sekitar” ujar Ravenska, salah satu peserta kegiatan.

Di sela kegiatan, disaksikan penandatanganan kerjasama edukasi sampahku tanggung jawabku KLHK dan Danone Indonesia, terkait dengan kontribusi perusahaan terhadap pengelolaan sampah di Indonesia. Danone Indonesia sebagai perusahaan pionir air mineral kemasan memberikan suatu gebrakan yang bermanfaat bagi lingkungan, khususnya mengenai pengolahan kembali botol air kemasan.

Dalam diskusi tersebut dihadirkan juga beberapa sekolah yang unggul dalam program lingkungan hidupnya, diantaranya SD Negeri Tanjung Duren Selatan 01. Program lingkungan hidupa yang berkaitan dengan prinsip pengelolaan sampah reduce, reuse, recycle yang telah dilakukan di sekolah tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Pemilahan sampah organik dan anorganik;
  2. Penyuluhan kepada orang tua dan murid mengenai pentingnya memilah sampah secara daring dikarenakan masa pandemic;
  3. Melakukan bersih-bersih lingkungan secara terjadwal sesuai kesepakatan dengan rang tua murid secara PJJ (dikalukan di rumah masing-masing dan terhubung dengan aplikasi zoom);
  4. Menyediakan stasiun air minum isi ulang setiap kelas agar siswa tidak menambah sampah minuman di sekolah;
  5. Membawa makanan dan minuman sendiri dari rumah;
  6. Menggiatkan bank sampah yang melibatkan seluruh warga sekolah;
  7. Mengolah beberapa jenis sampah menjadi sesuatu yangberguna, seperti botol air kemasan digunakan untuk lantai koridor sekolah, membuat pot bunga dari handuk bekas, pemanfaatan botol untuk pot bunga, serta sampah daun untuk kompos tanaman.
  8. Mengikuti pameran kreasi barang bekas yang diselenggarakan oleh DLHD;
  9. Pemajangan hasil karya barang bekas di Ruang Galeri.

Kegiatan ini diharapkan menginspirasi seluruh sekolah di Indonesia, khususnya bagi SMP Negeri 3 tanjungpandan sebagai Sekolah Adiwiyata untuk mengelola sampah dengan baik, sehingga pengurangan sampah di dalam lingkungan dapat terwujud.

Penulis: Sri L. Sejati

Data Sekolah

SMP Negeri 3 Tanjungpandan

NPSN : 10900427

Jl. M. Nuh Tanjungpandan No 29
KEC. Tanjungpandan
KAB. Belitung
PROV. Kep. Bangka Belitung
KODE POS 33412

Agenda

Pengunjung

  • 1
  • 369
  • 315
  • 27,189
  • 186,315
  • 229,559

Lokasi Sekolah