Kamis/14 April 2022 atau bertepatan dengan 12 Ramadhan 1443 H, alhamdulillah keluarga besar SMPN 3 Tanjungpandan dapat melaksanakan kegiatan buka bersama atau sebutan populernya adalah bukber.

Tradisi bukber merupakan salah satu tradisi yang berkembang dan sudah ada sejak lama di tengah masyarakat Indonesia. Bisa dikatakan, melaksanakan bukber merupakan salah satu bentuk menjaga tradisi dan budaya.

Nilai-nilai yang ada dalam bukber juga sesuai dengan keragaman dan adat kebiasaan bangsa Indonesia yang senantiasa menjunjung tinggi silaturahmi. Karena itu, tidak heran juga tradisi bukber ini masih terus bertahan sampai saat ini.
Sambil menunggu waktu berbuka puasa, kegiatan bukber sering kali diisi dengan tausiah. Dalam tausiah kali ini, bapak Ruscin, S.Pd mengatakan bahwa “dimana bulan Ramadhan ini banyak sekali nikmat, rahmat dan ampunan atau maghfiroh yang diberikan oleh Allah bagi umat Islam. Sehingga umat Islam harus menjalankannya dengan sungguh-sungguh. Bagi umat Islam yang berhalangan baik sakit ataupun khususnya untuk kaum Hawa maka boleh menggantinya di lain hari”.

Pada kegiatan bukber banyak sekali nilai positif yang bisa didapat, Khususnya dalam interaksi sosial manusia. Disamping mempermudah rezeki, hingga memperpanjang umur melalui silaturahmi, bukber juga memberikan kesempatan bagi setiap orang yang ada di dalamnya untuk saling mendekatkan diri, membuka komunikasi, dan membangun hubungan baru.
Setelah berbuka, acara di lanjutkan dengan sholat maghrib berjama’ah.

Tak lupa juga dalam acara bukber ini setiap orang memiliki kesempatan untuk bisa sedekah takjil (hidangan makanan untuk berbuka). Meskipun sebenarnya kata takjil diambil dari bahasa Arab, yaitu ajjala-yu’ajjilu-ta’jilan yang artinya adalah “menyegerakan” atau “cepat-cepat”. Dimana Pahala memberi makan kepada orang yang berpuasa sangat besar

Dari Zaid bin Khalid Al-Juhani radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا
“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5: 192, Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Semoga, sedekah melalui pemberian makan berbuka yang dibarengi dengan berpuasa mendapat ganjaran pahala dari Allah Swt. Dan menjadi jalan menuju surga bagi kita semua. Amin ya Rabbal alamin.
Penulis : Dewitri Lestari, M.Pd.I

3 komentar
Widya Harihati, Kamis, 14 Apr 2022
Semoga selalu terjaga tali silaturahmi,,,,,,amin yra
Eva Damayanti, Jumat, 15 Apr 2022
Bangga mjd bagian dr keluarga spentri ? smg sll kompak?
Nurseha, Jumat, 15 Apr 2022
Aamiin yra…semoga selalu terjalin kebersamàn ini..