

Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.
Asesmen Nasional perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Asesmen ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid. Asesmen Nasional menghasilkan informasi untuk memantau (a) perkembangan mutu dari waktu ke waktu, dan (b) kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan (misalnya kesenjangan antarkelompok sosial ekonomi dalam satuan pendidikan, kesenjangan antara satuan Pendidikan negeri dan swasta di suatu wilayah, kesenjangan antardaerah, atau pun kesenjangan antarkelompok berdasarkan atribut tertentu). Asesmen Nasional bertujuan untuk menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama satuan pendidikan, yakni pengembangan kompetensi dan karakter murid. Asesmen Nasional juga memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah satuan pendidikan yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut. Hal ini diharapkan dapat mendorong satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan untuk memfokuskan sumber daya pada perbaikan mutu pembelajaran.

Pada hari ini Kamis 2 Sptember 2021 SMP Negeri 3 Tanjungpandan melaksanakan Simulasi ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) untuk siswa kelas 8 sebanyak 15 siswa yang diambil dari tiap kelas 8 yaitu 8A,B,C,D,E, dan F. Simulasi ini diadakan sebanyak 3 sesi dan siswa dibagi menjadi 5 siswa setiap sesi. Untuk pelaksanaan simulasi hari ini diadakan secara online menggunakan PC AIO di Lab Bahasa (yang untuk sementara masih menjadi Lab Komputer pada SMP Negeri 3 Tanjungpandan).
Simulasi ini berjalan tidak sesuai dengan harapan karena dari jam 07.00 hingga 11.00 wib server pusat masih ada kendala dan dalam perbaikan, sehingga siswa yang sudah hadir ke sekolah mengerjakan soal AKM secara online pada website pusmenjar.kemdikbud.go.id/ayoakm/ sebagai pengganti simulasi yang tertunda. Akan tetapi pada saat jam 11.00 aplikasi pada client dan proktor sudah bisa dibuka sehingga siswa pada sesi 3 bisa melaksanakan simulasi sesuai yang sudah dijadwal oleh PUSMENJAR (Pusat Asesmen dan Pembelajaran). Karena dijadwal simulasi ada 15 siswa sehingga 10 siswa dikerjakan oleh proktor RIA DWI HAPSARI, M.Pd dan teknisi EVA DAMAYANTI, S.Pd sebagai pengganti siswa di sesi 1 dan 2.
Pelaksanaan simulasi ANBK ini dilaksanakan dalam waktu 90 menit yang terdiri dari soal literasi dan numerasi serta berupa angket dengan waktu 20 menit. Setelah simulasi ini akan diadakan kembali Gladi Bersih untuk pemantapan Asesmen Nasional pada tingkat SMP/Mts/Paket B hingga pelaksanaan ANBK pada tanggal 4-7 Oktober 2021.
